Rumah DataKu (Rumah Data Kependudukan dan Potensi Desa) hadir sebagai pusat data yang dikelola langsung oleh masyarakat bersama Pemerintah Desa Karangwangun. Keberadaannya bukan sekadar tempat menyimpan angka dan tabel, tapi jadi “otak” sekaligus “ruh” dalam setiap langkah pembangunan desa.
Melalui Rumah DataKu, masyarakat bisa tahu kondisi nyata desanya, mulai dari jumlah penduduk, tingkat pendidikan, hingga potensi ekonomi dan sosial. Data yang tersimpan selalu diperbarui, sehingga keputusan pembangunan desa tidak lagi berdasarkan perkiraan, tapi berdasarkan data nyata.
Setiap program desa, seperti bantuan sosial, pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat, kini bisa direncanakan lebih tepat sasaran. Pemerintah desa tinggal melihat data di Rumah DataKu untuk menentukan siapa yang paling membutuhkan dan di mana lokasi yang prioritas.
Rumah DataKu juga berperan sebagai jembatan antara masyarakat dan pihak luar seperti pemerintah daerah, perguruan tinggi, atau perusahaan CSR. Data yang valid bisa menarik perhatian berbagai pihak untuk melakukan program kemitraan, pelatihan, hingga bantuan usaha di Desa Karangwangun.
Warga jadi lebih paham pentingnya data. Melalui kegiatan edukasi dan pelatihan, masyarakat diajak mengenal bagaimana data dikumpulkan, dianalisis, dan dimanfaatkan. Hal ini menumbuhkan budaya baru: masyarakat yang melek data dan peduli terhadap kemajuan desanya.
Semua data di Rumah DataKu bisa diakses secara terbuka oleh masyarakat. Ini bikin pengelolaan desa jadi lebih transparan, warga tahu ke mana arah pembangunan, berapa anggaran yang digunakan, dan apa hasilnya. Transparansi ini memperkuat rasa kepercayaan antara warga dan pemerintah desa.
Dengan adanya Rumah DataKu, Desa Karangwangun bukan hanya memiliki pusat informasi, tapi juga pondasi kuat untuk membangun masa depan. Data bukan lagi sekadar catatan, melainkan kekuatan nyata yang membawa perubahan menuju desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.